oleh

Sakit Hati Cinta Ditolak, Mahasiswa Ini Habisi Nyawa Sang Pujaan Hati

Sakit Hati Cinta Ditolak, Mahasiswa Ini Habisi Nyawa Sang Pujaan Hati
Kondisi jasad  Martina Marni saat ditemukan warga di semak-semak. (BONEPOS.COM – HAND OVER).


BONEPOS.COM, MAKASSAR – Teka-teki penemuan sesosok mayat wanita di semak-semak, Martina Marni akhirnya terungkap. Martina dibunuh karena menolak Putra atau Utta 19 tahun. Kalimat penolakan korban dianggap menyakitkan sehingga membuatnya kalap dan muncul niat menghabisi nyawa korban.

“Jadi pengakuan tersangka, karena cintanya ditolak. Tersangka marah dan membunuh korban,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, KombesPol Dicky Sondani kepada Bonepos.com, Sabtu, 23 Desember 2017.

BNNK BONE

Dijelaskan Dicky, kejadian bermula saat korban dengan tersangka bertemu. Saat itu, tersangka mengungkapkan isi hatinya terhadap korban, namun karena mendapat penolakan akhirnya tersangka membunuh korban dan membuangnya disemak-semak.

Putra atau Utta 19 tahun, tersangka pembunuhan terhadap Martina Marni saat diamankan Timsus Polda Sulsel. (BONEPOS.COM – HAND OVER).

“Setelah dibunuh, tersangka mengaku sempat menyetubuhi korban, lalu mengambil 2 (dua) unit handphone milik korban,” ungkap Dicky.

Korban dan tersangka sendiri merupakan warga Desa Rante Kaloa, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tanah Toraja. Jasad korban sendiri ditemukan oleh warga pada Selasa, 19 Desember 2017 lalu.

“Kejadiannya 19 Desember lalu. Tersangka diamankan oleh Timsus Polda di Barombong, Kecamatan Tamalate Makassar, Sabtu siang tadi. Tersangka merupakan Mahasiswa Pelayaran Barombong,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Dicky, tersangka berikut barang buktinya sudah diamankan di Mapolda Sulsel, untuk selanjutnya diserahkan ke pihak Polres Tanah Toraja.

Penulis   : Jumardi Ramling
Editor     : Risal Saleem

Komentar

News Feed