oleh

Bawa Lari 30 Juta di Makassar, Pasutri Asal Banjarmasin Dipolisikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Pasangan Suami Istri (Pasutri), H Lukman dan Rosita dipolisikan oleh warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, usai membawa lari uang senilai Rp 30 juta.

Pasutri yang berprofesi sebagai penjual mobil ini diduga melarikan diri ke kampungnya di Desa Tatah Belayung Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.

BNNK BONE

Dalam laporan polisi Nomor :LP/1894/VIII/2018/Polda Sulsel/Polrestabes Makassar, korban Lia melaporkan kepada pelaku pasutri atas dugaan kasus penipuan dan atau penggelapan.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa keduanya melakukan transaksi jual beli sebuah mobil Toyota Avansa dengan uang muka tanda jadi Rp 30 juta.

Namun, sampai waktu yang dijanjikan mobil tersebut tidak ada dan pasutri tersebut sudah tidak berada di rumah yang disewanya di Jalan Racing Centre, Kecamatan Panakukkang, Makassar.

Dijelaskan Lia, bahwa uang senilai Rp30 Juta itu diserahkan kepada pasutri di rumah ruko yang disewanya di Racing Centre, Makassar pada tanggal 16 Agustus 2018 kemarin. Namun selama dua hari yang dijanjikan mobil tersebut tidak ada.

Adpaun ciri cirinya, kata Lia, suaminya itu berkulit putih, badan kurus, rambut gondrong, tinggi sekitar 165 cm, dan istrinya Rosita dengan kulit kecoklatan, hidung mancung, badan gemuk.

“Saya dirugikan, dan melaporkan ke polisi untuk ditangkap pelakunya itu,” ujar Lia saat melapor di SPKT Polrestabes Makassar, Senin, (20/8/2018).

Berdasarkan keterangan korban Lia, mobil yang dijanjikan itu berasal dari Kalimantan dan akan diangkut menggunakan kapal laut tiba di pelabuhan Pare Pare, Minggu, (19/8/2018) kemarin.

Kedua pasutri itu pun berangkat ke Pare Pare dan pamit kepada korban untuk mengambil mobil tersebut. Namun naas, bukannya membawa mobil kembali ke Makassar, Pasutri itu pun menyeberang ke Kalimantan.

“Saya sudah melacak melalui GPS Ponselnya, kalau pasutri itu kembali ke Kalimantan,” ujar Lia.

Dihadapan polisi, Korban Lia berharap pihak berwenang bisa menuntaskan kasus penipuan yang dilakukan oleh pasutri itu, karena uang senilai 30 juta tersebut adalah modal dari kakaknya yang diterimanya.

Hingga berita ini diturunkan, Bonepos.com belum mengkonfirmasi ke pihak Polrestabes Makassar. Namun sejumlah aparat kepolisian yang bertugas dilapangan sudah menerima inforasi awal dari korban. (*)

 

Komentar

News Feed