oleh

Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Sulsel Belum Jelas, Ini Penyebabnya

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Jadwal pelantikan bupati dan wali kota terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak 27 Juni 2018 di Sulawesi Selatan hingga kini belum ada kejelasan. Pasalnya hingga saat ini surat keputusan dari Kementerian Dalam Negeri soal pelantikan para kepala daerah tersebut belum terbit.

“Kalau SK turun, langsung kita persiapkan pelantikan. Ini gimana mau persiapan, belum ada SK-nya,” kata Nurdin, Senin 17 September 2018, siang tadi.

BNNK BONE

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menjelaskan, pelantikan tersebut kemungkinan digelar paling lambat 27 September 2018. Sejauh ini kata Dia, Pemprov Sulsel baru menerima SK pelantikan untuk Bone dan Sinjai. Sedangkan untuk Bantaeng dan Palopo masih ditunggu.

“Kalau itu selesai, kita persiapkan pelantikan,” jelas Nurdin.

Sebelumnya Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono menyatakan pelantikan bupati/ wali kota tahap pertama digelar serentak paling lambat pekan keempat September 2018. Pelantikan itu kata Sumarsono, mengacu pada akhir masa jabatan kepala daerah di empat daerah yakni Bone, Bantaeng, Sinjai dan Palopo.

Jadwal pelantikan tersebut, juga dibenarkan oleh Bupati Bone terpilih Andi Fahsar M Padjalangi, dimana dia menerima informasi terkait pelantikan dirinya akan digelar pada Rabu, 19 September lusa.

“Sesuai hasil koordinasi dan konsultasi dengan Protokol Pemprov Sulsel sampai dengan sekarang, terkait jadwal pelantikan Kepala Derah serentak tahap pertama, belum ada jadwal, kita masih menunggu informasi,” ungkapnya kepada Bonepos.com, baru saja.

Untuk diketahui, pelantikan 11 kepala daerah terpilih akan digelar dua tahap. Pada tahap pertama dilantik bupati dan wakil bupati Bantaeng, Bone, dan Sinjai, dan wali kota dan wakil wali kota Palopo.

Penulis: Ahmad Rusli

Komentar

News Feed