oleh

Polwan Hibur Korban Gempa Sulteng di Asrama Haji Sudiang

BONEPOS.COM, MAKASSAR— Warga korban gempa tsunami asal Palu dan Donggala mengungsi ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka diungsikan ke Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya Makassar. Di Asrama Haji, mereka difasilitasi bantuan kemanusiaan berupa logistik serta penanganan psikologis dari Polwan Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel.

Salah seorang personel Polwan Polrestabes Makassar, Resky mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah personel Polwan yang bertugas menangani korban gempa berjumlah 100 orang lebih.

BNNK BONE

“Kalau dari Polwan Polrestabes Makassar yang diberangkatkan ke Asrama Haji Sudiang ini ada 20 orang per pleton. Kalau dijumlah dengan Polwan Polda Sulsel sudah ada sekitar 100an,” terangnya saat ditemui di Asrama Haji, Selasa 2 Oktober 2018.

Baca juga: 162 Pengungsi Tsunami Sulteng Menginap di Asrama Haji Sudiang Makassar

Resky mengatakan, ia bersama kawan-kawan Polwan senantiasa menghibur dan memberikan dukungan moril pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala pada Jumat 28 September lalu. Dia mengakui banyak korban yang merasa trauma akibat gempa dan tsunami sehingga butuh dukungan moril dan kekuatan mental.

“Hingga hari Minggu kemarin korban gempa terus berdatangan diangkut tim Tagana menggunakan pesawat hercules tiba di Lanud Hasanuddin,” kuncinya.

Ahmad Rusli

Komentar

News Feed