oleh

Begini Aksi Kadinkes Sinjai Saat Dengar Kabar Seorang Warga Menderita Penyakit Tumor

-Sinjai-662 views
Begini Aksi Kadinkes Sinjai Saat Dengar Kabar Seorang Warga Menderita Penyakit Tumor

BONEPOS.COM, SINJAI – Setelah 6 Tahun lamanya Muliana 26 tahun warga Desa Lembang Lohe, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai ini menderita penyakit tumor otak dan sudah dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di Makassar. Namun belum dioperasi. Bahkan salah satu rumah sakit besar di Makassar sudah hampir angkat tangan, yang semula menyarankan si pasien untuk dibawa ke Singapore.

Setelah kabar itu diketahui oleh jajaran Dinas Kesehatan dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Andi Suryanto Asapa, akhirnya langsung mencari solusi. Dengan melakukan upaya sistem rujukan ke rumah sakit di Makassar serta mengawal pasien tersebut dimulai dari Sinjai sampai selesai dioperasi.

BNNK BONE

Menakjubkan, hasil operasi pun berjalan dengan lancar, dan pasien sekarang sudah kembali ke rumahnya sembari melakukan rawat jalan untuk mengontrol.

Ucapan terimakasih dan senang campur haru pun diluangkan oleh keluarga pasien kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai beserta jajarannya, sebab berkat upaya dan rekomendasi serta pengawalannya pasien bisa pulang ke rumahnya.

Saat dikonfirmasi Humas Dinas Kesehatan, Syamsul Ahmad membenarkan, bahwa betul ketika kabar tersebut didengar oleh Dinas Kesehatan Sinjai, spontan Pak Kadis langsung memerintahkan untuk mengawal.

“Pak Kadis memerintahkan untuk merujuk serta melakukan pendampingan pasien dan Alhamdulillah semua berjalan lancar, dan sesuai yang diharapkan,” katanya. Kamis, 19 Oktober 2017.

Di lain sisi suami pasien, Yaumil Azhari Halim saat dihubungi media mengatakan, atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan banyak terimakasih.

“Terimakasih kepada Kadis Kesehatan Pak dr. Dedeth Asapa beserta jajarannya, karena bantuan dan perhatiannya kepada istri saya sehingga tumor otak yang dialami ternyata bisa di operasi sehingga kami sangat senang sekali akan hal itu” terangnya.

Ia berterus terang sudah pasrah dengan keadaannya saat itu, yang entah mau kemana lagi, dan mau berbuat apa lagi.

“Kami sudah pasrah apalagi sudah dianjurkan untuk pulang kerumah atau ke Singapura, tapi alhamdulillah Dinas Kesehatan datang dan memberikan harapan itu, semoga apa yang telah diberikan kepada keluarga kami, dijabah oleh Sang Maha Kuasa,” ujarnya.
 
Diketahui, direktur RS Wahidin dan kepala dinas kesehatan Sinjai memberikan perhatian lebih kepada pasien tersebut karena ia merupakan tenaga kesehatan yang telah mengabdi untuk melayani masyarakat.

Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Jumardi Ramling

Komentar

News Feed