oleh

Jadi Dokter Spesialis Gadungan, Seorang Ibu di Sinjai Diamankan Polisi

-Sinjai-664 views
Raden.

BONEPOS.COM, SINJAI – Raden (39) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian Polsek Sinjai Barat lantaran ia mengaku sebagai dokter spesialis bedah dari rumah sakit Bhayangkara.

Pengakuan itu bermula saat Raden berkunjung di desa Terasa dan menjajakan obat-obat tradisional yang berasal dari negara Cina.

BNNK BONE

Namun ironisnya, obat yang dijajakan oleh ibu Raden tersebut ternyata obat cina yang tidak ada terdaftar di BPOM.

Menurut Kepala Puskesmas Tengah Lembang M Syahrir, bahwa setelah dirinya menemui dan mengkonfirmasi langsung, ternyata ibu Raden tidak memiliki identitas NKRI. Justru ibu Raden hanya memiliki KTP Hongkong.

Polisi menemukan KTP Hongkong yang dibawa oleh Raden. 

“Setelah kita konfirmasi langsung, yang bersangkutan ini tidak memiliki identitas NKRI, melainkan hanya menggunakan KTP Hongkong. Dan kami dapatkan obat obatnya tidak ada daftar balai POMnya dan juga tidak membawa alat-alat praktek dokter seperti yang lazimnya,” jelas M Syahrir.

Sementara itu, Kadinkes Dr Suryanto Asapa telah memerintahkan Kepala Puskesmas untuk berkoordinasi unsur Tripika Sinjai barat untuk memperjelas identitas.

“Saya sudah memerintahkan kepala puskesmas untuk segera koordinasi dengan pihak Tripika, agar memeriksa Surat tanda registrasi dokter atau surat izin praktek maupun surat tugas dari RS Bhayangkara, jangan sampai ada unsur penipuan yang dapat merugikan masyarakat. Dan informasi terakhir ibu Raden sudah diinterogasi di Polsek Sinjai barat,” kata Dr Suryanto.

Kapolsek Sinjai Barat AKP Kasri yang dihubungi Bonepos.com, membenarkan jika seorang wanita yang bernama Raden saat ini sedang menjalani pemeriksaan di kantornya.

“Memang benar Pak, wanita yang bernama ibu Raden telah kami bawa kekantor. Dia masuk ke Sinjai Barat untuk menjual obat-obat tradisional dan mengaku kepada masyarakat kalau dirinya adalah seorang dokter spesialis dari rumah sakit Bhayangkara. Kami akan menyerahkan masalah ini ke Polres Sinjai.” Tutur AKP Asri.

Penulis   : Suparman Warium
Editor     : Risal Saleem

Komentar

News Feed