oleh

Dinkes Sinjai Tingkatkan Layanan Kesehatan Pengendalian TBC

BONEPOS.COM, SINJAI – Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai gelar pelatihan pingkatkan pengetahuan pengelola program Pengendalian Penyakit Tuberkulosis (P2-TB) resisten obat dan capaian indikator program P2-TB di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan, Selasa (10/4/2018).

Sekertaris Dinas Kesehatan Sinjai Irwan Suaib, S.STP. M.Si dalam sambutannya saat membuka kegiatan berharap kegiatan ini mampu memaksimalkan pelayanan kesehatan ke masyarakat terutama bagi penderita TB.

BNNK BONE

Tuberkulosois resisten obat sendiri adalah penyakit TB yang disebabkan mycobacterium tuberculosis yang sudah mengalami kekebalan terhadap Obat Anti TB (OAT). Artinya, obat tersebut tak lagi dapat membunuh kuman penyebab penyakitnya.

“TB resisten bisa terjadi akibat pengobatan TB yang tidak tepat atau tidak standar. Misalnya akibat pasien tidak meminum obat dengan disiplin atau menghentikan pengobatan sebelum saatnya. Bisa pula akibat petugas kesehatan memberikan obat kurang tepat, misalnya paduannya, dosis dan lama pengobatan,” kata Irwan.

Tujuan kegiatan ini agar terlaksananya dengan baik pengelola P2-TB Reseisten Obat di Fasilitas kesehatan sehinggga masyarakat terlindungi dari penularan penyakit TB Resisten Obat

Kegiatan ini dilaksanakan mulai 10 hingga 13 April 2018 di Aula pertemuan Hotel Grand Rofina Sinjai.

Adapun peserta dalam kegiatan ini sebanyak 34 orang yerdiri dari Dokter dan pengelola program dari Puskesmas dan Rumah Sakit dan menghadirkan narasumber dari pengelola TB profinsi Sulawesi Selatan.(*)

Komentar

News Feed