oleh

Calon Jemaah Haji Sinjai Ikuti Bimbingan Manasik di Wisma Hawai

BONEPOS.COM, SINJAI – Bimbingan Manasik Massal II calon jemaah haji (CJH) Tingkat Kabupaten Sinjai Tahun 1439 H/2018 M digelar di Gedung Wisma Hawai Andi Sima Jalan Persatuan Raya, Senin 9 Juli 2018.

Kegiatan ini, dihadiri Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Iskandar Fellang, M.Ag, dan Kepala Kantor Kemenag Sinjai, Abd Hafid, serta sejumlah undangan lainnya.

BNNK BONE

Iskandar Fellang memaparkan tiga pilar pokok penyelenggaraan ibadah Haji yakni Pembinaan Ibadah Haji, Pelayanan Ibadah Haji dan Perlindungan Ibadah Haji.

“Pembinaan Ibadah Haji adalah serangkaian kegiatan yang meliputi penyuluhan dan pembimbingan bagi Jemaah Haji,” tuturnya.

Penyelenggaraan Ibadah Haji adalah rangkaian kegiatan pengelolaan pelaksanaan Ibadah Haji yang meliputi pembinaan, pelayanan, dan perlindungan Jemaah Haji.

Kementerian Agama harus bisa memberikan perlindungan ibadah haji  maksimal bagi jamaah haji Indonesia yang berada di tanah suci Mekkah dari berbagai kecelakaan dan peristiwa.

“Kita tidak ingin terulang lagi kejadian dialami jamaah haji Indonesia, seperti tragedi Mina, jatuhnya crane di Mekkah dan saat melempar jumrah,” ujar Iskandar

Ia berharap jamaah haji yang melaksanakan ibadah di Mekkah, seluruhnya dalam keadaan sehat dan tidak ada mengalami peristiwa yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, petugas atau pendamping jamaah haji harus benar-benar tanggap dan dapat menjaga, serta melindungi warga Indonesia.

“Ini merupakan tugas pendamping haji yang telah dipercaya Kementerian Agama dan jangan ada lagi jaamah haji mengalami tersesat di Mekkah,” harapnya.

Ia menyebutkan, selama ini masih banyak jamaah haji yang tersesat dan tidak bisa pulang ke Maktab (Penginapan) sehingga petugas terpaksa harus bersusah payah melakukan pencarian hingga dapat ditemukan.

Kemudian, para jamaah haji diharapkan tindak bertindak sendirian dan harus mengikuti arahan ketua romobongan yang telah dipilih, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan ibadah tersebut.

“Jamaah haji Indonesia, selama ini dikenal memiliki disiplin tinggi, dan selalu mematuhi peraturan yang berlaku dalam kegiatan ibadah haji,” ucapnya.

Komentar

News Feed