oleh

Keluarga Korban Penganiayaan Tahanan AR Desak Penyidik Gelar Rekonstruksi

BONEPOS.COM, SINJAI – Pasca beberapa hari pelaporan kasus penganiayaan tahanan Polres Sinjai yang diduga dilakukan oleh oknum Polisi. Keluarga korban kembali mendatangi Mapolres Sinjai minta penyidik segera gelar rekontruksi perkara, Senin (1/10/2018).

Saudara korban, Sirfan mengaku hendak temui Kasat Reskrim Polres Sinjai mempercepat penanganan kasus yang dialami tahanan inisial AR (30) saudaranya tersebut.

BNNK BONE

“Kami harap pihak kepolisian Polres Sinjai tetap transparan dan independen serta berlaku adil dalam menangani proses perkara ini,” tegasnya.

Dalam proses perkara ini, kami dari pihak keluarga korban mengharapkan agar pihak penyidik untuk melakukan rekonstruksi demi menemukan bukti petunjuk yang dapat dijadikan dasar.

“Agar proses perkara tersebut dapat ditingkatkan, dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan,” kata Sirfan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sinjai, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Norman kepada Bonepos.com, mengatakan pihaknya masih sementara menggali keterangan.

“Apa yang disampaikan oleh penyidik, bahwa sampai saat ini belum ada saksi. Namun demikian, dari keterangan AR selaku korban mengakui kalau saat itu ada saksi,” katanya.

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Norman juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah mengantongi satu alat bukti berupa Visum.

“Kami sudah memegang satu alat bukti, yaitu Visum. Disamping itu kami juga akan mencari petunjuk-petunjuk lain. Pada intinya, kami sampai saat ini masih mengumpulkan keterangan, mengumpulkan bukti ataupun petunjuk. Dan bila penting, rekonstruksi,” tegas Norman.

Diketahui, oknum polisi Polres Sinjai Bripda AS yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap AR seorang tahanan Polres Sinjai, telah dilaporkan ke SPKT Polres Sinjai berdasarkan Laporan Polisi : LP/190/IX/2018/SPKT.

Suparman Warium

Komentar

News Feed