oleh

Gula Aren Menjadi Klaster Inovasi, Wabup Sinjai Bilang Begini

BONEPOS.COM, SINJAI — Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong menghadiri acara Diseminasi Rencana Pengembangan Klaster Inovasi Gula Aren di Kabupaten Sinjai, Sabtu, 6 Oktober 2018 kemarin.

Acara tersebut berlangsung di Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong dan sempat dihadiri oleh Dirjen Penguatan InovasiIr. Jumain Appe, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Tim Pengembangan Klaster Inovasi Gula Aren, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sinjai, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kapala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sinjai, Kabag Humas, Camat Sinjai Borong, dan para masyarakat penghasil gula aren desa Bonto Sinala.

BNNK BONE

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sinjai, Hj.Kartini Ottong mengatakan bahwa pihaknya selaku pemerintah daerah Sinjai dan seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Dirjen Penguatan Inovasi bersama rombongan, sehubungan saat ini Kabupaten Sinjai telah diterapkan sebagai salah satu Daerah yang diberi kesempatan untuk mengembangkan komoditi daerahnya sendiri, yaitu, Gula Aren menjadi Klaster Inovasi.

“Kabupaten Sinjai mempunyai banyak sekali potensi unggulan daerah dengan jenis komoditi yang beragam, seperti komoditi Pertanian, komoditi Peternakan, dan komoditi Perikanan. Dan lebih dari separuh masyarakat sinjai yang menggantungkan hidupnya dari sektor agribisnis ini, untuk itu pembangunan sektor ini memerlukan perhatian dan penanganan yang lebih serius,” kata Hj Kartini.

Dirjen Penguatan Inovasi Ir. Jumain Appe mengatakan bahwa dirinya baru pertama kali mendatangi Kabupaten Sinjai. Dan menurutnya, ini merupakan pendorong Inovasi unfuk memberikan perkembangan kepada masyarakat Sinjai untuk memamfaatkan sumber daya alam yang ada, agar daerah Sinjai tidak selalu bergantung kepada daerah lain untuk melakukan perubahan.

“Salah satu komoditi unggulan masyarakat Sinjai ialah gula aren. Untuk itu kita harus lebih banyak memberi perhatian karena pengelolaannya hanya dilakukan dengan cara biasa saja. Maka, kami berusaha memberi dorongan dan perhatian kepada mereka supaya bisa menjadi komoditi unggulan yang dapat menjadikan gula aren itu masuk ke pasar Nasional,” kata Jumain.

Lebih jauh Ir Jumain Appe mengharapkan agar pengembangan untuk gula aren tersebut juga dapat berkembang lebih besar dengan taraf yang berskala Nasional.

“Untuk bisa masuk dalam Asosiasi Aren Indonesia yang sudah terbentuk dari beberapa tahun yang lalu. Kita harus dapat bekerja sama dengan Eksportif. Sama seperti yang ada di daerah jawa yang sudah berkembang gula arennya dan di Ekspor ke Jerman. Disamping gula aren menjadi produk utama, juga ada yang namanya Industri gula semut. Dan saya berharap kedepannya, semoga Kecamatan Sinjai Borong bisa menjadi pusat industri gula aren dan gula semut,” harap Jumain.

SUPARMAN WARIUM

Komentar

News Feed