oleh

Gara-gara Trafo, PLN Sinjai Digugat Warga

BONEPOS.COM, SINJAI – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan digugat warga. Pasalnya sejumlah peralatan elektronik milik warga di jalan Bhayangkara, Sinjai, rusak pasca pemasangan trafo berkapasitas tinggi di wilayah tersebut.

“Beberapa alat elektronik milik kantor-kantor yang ada di sini rusak. Salah satunya komputer milik kantor DPC PBB Sinjai,” ungkap Awaluddin Adil, Ketua Yayasan Peduli Bangsa kepada Bonepos.com, Selasa, 9 Oktober 2018.

BNNK BONE

Pasca adanya kerusakan tersebut, kata Awaluddin, pihaknya telah menyampaikan gugatannya kepada pihak PLN, untuk dimintai pertanggungjawaban atas kelalaian petugasnya dilapangan yang tidak memikirkan dampak dari pemasangan trafo itu.

“Pihak PLN sudah mengakui dan siap untuk bertanggung jawab atas dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh pemasangan Trafo tersebut. Namun, sampai hari ini kami hanya dijanji dan terus dijanji pak, tapi tidak ada realisasi,” kata Awaluddin.

Awal menegaskan, apa yang telah dilakukan pihak PLN telah bertentangan dengan pasal 29 ayat (1) huruf c UU Ketenagalistrikan. Sebagimana diatur dalam perjanjian jual beli listrik antara konsumen dengan pihak PLN.

Terpisah, Bagian Teknis PLN Ranting Sinjai, Hendra yang dikonfirmasi Bonepos.com, perihal gugatan wargat, mengatakan bahwa pihaknya bersedia untuk memperbaiki peralatan elektronik milik warga atau pelanggan yang mengalami kerusakan itu.

“Memang waktu itu ada pergantian Trafo, sebab Trafo yang lama sudah overload. Sehingga, kami menggantinya dengan Trafo yang kapasitasnya lebih besar lagi. Dan kami sudah menyampaikan bahwa kami siap untuk memperbaiki atau menservice alat-alat elektronik yang rusak,” kata Hendra.

Penulis: Suparman Warium

Komentar

News Feed