oleh

Alhamdulilah! Jasad WNI Asal Soppeng Tiba di Tanah Air

Alhamdulilah! Jasad WNI Asal Soppeng Tiba di Tanah Air

BONEPOS.COM, SOPPENG – Jenazah anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) asal Soppeng, Muh Arsyad sempat tertahan di Irak selama 20 hari sejak 21 November 2017 lalu, akhirnya tibah di tanah air di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Jenasah almahrum tiba dirumah duka di kampung Lebbae Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Soppeng, Kamis 14 Desember 2017. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang masih kecil.

BNNK BONE

Sebelum dikebumikan terlebih dahulu dilakukan acara penyerahan Jenasah dari pihak Perusahaan PT Amas Samudera Jaya ditempat almahrum bekerja.

Pihak Perusahaan yang diwakili oleh, Kartiko menyampaikan, almarhum adalah termasuk karyawan terbaik di penilaian perusahaan. Olehnya ITU, selain keluarga merasa kehilangan sosok almarhum juga hal yang sama dialami pihak perusahaan

“Almarhum meninggal berdasarkan hasil visium adalah akibat serangan jantung dan saat itu masih sempat dibawa di Rumah Sakit di Irak tapi tak juga akhirnya tak tertolong,”ujarnya.

Pihak Perusahaan juga menyampaikan terima kasih pada Pemerintah Daerah atas atensi selama ini sehingga jasad almarhum bisa dikembalikan ke tanah air meskipun mengalami berbagai hambatan karena faktor birokrasi di Negeri Irak dan semua proses pemulangan almarhum sampai di kebumikan ditanggung oleh perusahaan.

Selanjutnya pihak keluarga yang diwakili oleh Firdaus menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada pihak perusahan yang telah berusaha keras sehingga almarhum bisa di pulangkan ke kampung halaman

“Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Daerah khususnya Bupati Soppeng HA Kaswadi Rasak serta Wakil Bupati Soppeng karena sungguh luar biasa atensi dan perhatian pihak Pemerintah daerah yang selama ini dirasakan pihak keluarga yang betul-betul membantu dalam proses pemulangan almarhum,”

Penulis   : Nur Alam Abra
Editor     : Risal Saleem

Banner AFP Promosi Doktor M Awaluddin

Komentar

News Feed