oleh

Desa Timusu Didaulat Jadi Perwakilan  Soppeng Pada Lomba Desa Tingkat Provinsi

BONEPOS.COM, SOPPENG  Desa Timusu Kecamatan Liliriaja wakili Kabupaten Soppeng pada penilaian lomba evaluasi pengembangan desa tingkat provinsi Sulawesi Selatan pada Juli mendatang.

Kadis Pemdes Soppeng, Andi Agus Nongki menyebut terpilihnya Desa Timusu tahun ini berdasarkan hasil lomba evaluasi  Desa dan Kekurahan Tingkat Kab Soppeng.

BNNK BONE

Dari penilai tersebut, menetapkan Desa Timusu Kec Liliriaja  sebagai terbaik pertama  disusul  Desa Leworeng Kec Donri Donri  terbaik kedua dan Desa Kampiri Kec Citta terbaik ketiga.

“Desa Timusu Kec Liliriaja  yang diberi amanah untuk mewakili Kab Soppeng dalam lomba yang sama ditingkat provinsi,” tuturnya.

Sementara itu, Kades Timusu Liliriaja,  Firdaus mengatakan bahwa ditetapkannya Desa Timusu untuk mewakili Soppeng adalah sebuah kehormatan dan amanah.

“Amanah ini ia akan terima penuh rasa tanggung jawab dan berusaha semaksimal mungkin untuk nenjadi terbaik dan Insyah Allah kami optimis hasilnya tidak mengecewakan,” ungkap Firdaus.

Firdaus membeberkan, desanya akan memberikan yang terbaik pada penilain desa tingkat provinsi kali ini.

Menurutnya, selama ini dirinya bekerja ikhlas dengan tujuan yakni untuk semua kepentingan warganya bukan berpikir sekedar untuk ikut lomba.

“Apa yang dilihat tentang Desa Timusu itulah adanya tak ada rekayasa karena prinsip kami adalah apalah arti sebuah kemenangan kalau itu hanya semua,” tandasnya.

Ia contohkan dalam hal pengadaan mobil Siaga Desa tahun 2016. Terobosan tersebut, diklaim pertama di Soppeng. Program tersebut banyak dielu-elukan masyarakat desa Timusu dan juga menuai penghargaan sebagai inovasi terbaik.

Sampai tahun ini ada beberapa Perogram yang sudah dituntaskan seperti tanah perumahan warga umumnya sudah bersertifikat, Posyandu seluruhnya sudah permanen dan beberapa diantaranya terintegrasi dengan TK/ PAUD.

Selain itu, jalan lingkungan juga umumnya  beton, pasar tradisional sudah rampung  dan telah ditempati lebih dari 100 pedagang, Lapangan sepak bola tahun ini sudah rampung tinggal pemasangan lampu dengan daya 2400 Watt sehingga memungkinkan dipergunakan malam hari.

Juga diupayakan, sarana wisata mancing  sementara dalam proses pekerjaan, dan sebentar lagi di tahun ini ada pengadaan mobil sampah seiring dengan akan disahkannya Perdes tentang Pengelohan  Sampah Dan Larangan Membuang Sampah di Tempat tertentu dan berbagai Perogram pemberdayaan lain untuk kelompok-kelompok masyarakat

“Kesemua yang dilakukan itu adalah untuk semata mata kepentingan masyarakat  sehingga sebelumnya tidak terpikir untuk tujuan lomba makanya apa yang dilihat nanti itulah adanya,” pungkas Firdaus.

Nur Alam

Komentar

News Feed