oleh

Kaswadi Razak Keluhkan Regulasi Saat Rakor Korsupgah KPK

BONEPOS.COM, SOPPENG – Bupati Soppeng, Kaswadi Razak gelar rapat koordinasi bersama tim koordinasi dan supervisi pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Jl Salotungo Watangsoppeng, Kamis 30 Agustus 2018.

Diketahui, Korsupgah merupakan kegiatan supervisi lembaga anti rasuah dalam rangka mendorong pemerintahan yang bersih.

BNNK BONE

Bupati Soppeng, HA Kaswadi Razak, mengatakan pertemuan progres rencana aksi  seperti untuk memberikan keseragaman dalam hal pelaksanaan program pemerintahan yang lebih baik.

“Semoga bisa lebih mamahami tugas dan tanggungjawab kita, walaupun kendala dan dinamika dalam pemerintahan banyak kita temui  seperti regulasi yang tumpang tindih sehingga membingungkan aparat saat pelaksanaan/pelaporan kegiatan” jelasnya.

Kaswadi Razak melanjutkan, dengan memahami tupoksi ditambah dengan pemahaman regulasi yang berlaku maka kedepan PNS/ASN dalam melaksanakan tugasnya bisa lebih profesional.

“Saya berharap kedepan aturan atau regulasi yang mengatur pelaksanaan pertanggungjawaban dipertegas supaya tidak membingungkan PNS/ASN,” harapnya.

Koordinator Korsupgah Wilayah Sulawesi, Tri Gamarefa menyampaikan tujuan dilakukannya korsupgah adalah mendorong pengelolaan APBD sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengidentifikasi permasalahan, risiko, dan penyebabnya, menurunkan potensi tingkat korupsi, dan perbaikan SPIP atas pengelolaan APBD

Menurutnya, bila penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik dan bebas dari korupsi maka kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat.

“melihat Adanya  ketidakdisiplinan melaporkan setiap kegiatan, maka KPK sudah membuat aplikasi online yang bisa diakses pada https://korsupgah.kpk.go.id  yang salah satu tujuannya bisa melihat hasil pendampingan pada seluruh daerah di Indonesia,” jelasnya.

Nur Alam

Komentar

News Feed