oleh

Supriansa Ogah Jalankan Imbauan Pemprov Sulsel ‘Larang Takbir Keliling’

BONEPOS.COM, SOPPENG – Himbauan pejabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono untuk tidak melakukan takbir keliling pada tahun ini dengan pertimbangan mengantisipasi ancaman Kamtibmas, tidak sepenuhnya di indahkan pemerintah daerah di Sulsel.

Himbauan ini tertuang dalam surat Gubernur Sulawesi Selatan yang ditanda tangani oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Tautoto Tana Ranggina tanggal 8 Juni 2018 dengan Nomor Surat 300/2121-Set/Kesbang.

BNNK BONE

Dalam surat imbauan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan mengimbau para bupati dan walikota untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban jelang hari raya Idul Fitri serta jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni mendatang.

Mereka juga diimbau untuk memantau perkembangan situasi guna menjaga Trantibmas di wilayah masing-masing.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng bersama masyarakat tetap akan melakukan takbir keliling, separti tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Soppeng Supriansa mengatakan, takbir keliling merupakan luapan kebahagiaan setelah satu bulan lamanya melawan hawa nafsu di bulan Ramadhan.

“Jika ini dilarang, berarti pak Gubernur tidak mendukung kegiatan ke islaman,” katanya, Kamis 15 Juni 2018.

“Kegiatan bernunsa islam harus tetap kita lestarikan dan jaga, bukan justru di punahkan,” sambung Supriansa.

Mantan Aktivis itu berharap, Gubernur agar tak bungkam dengan kegiatan masyarakat yang bernunsa islam. Termasuk kegiatan Takbir keliling di Soppeng.

“Kalo pak Gubernur ragu bahwa, takbir keliling aman di Soppeng, maka saya undang ke Soppeng untuk melepas peserta takbir keliling agar bisa menyaksikan langsung bahwa Kabupaten Soppeng bukan Jakarta. Soppeng penuh damai dan saling menyayangi,”ungkap Supriansa.

(Nur Alam Abra)

Komentar

News Feed