#Penolakan RUU Cipta Kerja

Nasional
Menteri Beber Alasan Lahirnya UU Cipta Kerja, Simak Selengkapnya

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menkopolhukam, Menko Perekonomian dan Menaker hadir langsung, beserta Menteri Keuangan, Menteri LHK, Menteri ATR/Kepala BPN, dan Menkumham, Wakil Jaksa Agung, Kababinkum TNI, Wakil Irwasum Kapolri, dan Sestama BIN hadir secara virtual, bersama-sama memberikan materi yang memaparkan tentang spirit dan substansi dari Undang Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Nasional
Tuai Kecaman, Brutal Polisi Sasar Dosen di Makasar

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar, Dr. Fahri Bachmid,S.H.,M.H. mengecam tindakan represif aparat pada saat menangani masa aksi demo yang menolak omnibus law, beberapa waktu lalu.

Sulsel
Wah, 1 SSK Brimob Bone Dikerahkan ke Makassar

Waktu masih menunjukkan pukul 03.30 Wita, terlihat personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel telah bergegas menaikkan perlengkapan mereka ke dalam kendaraan dinas yang telah disusun rapi di halaman Mako.

Sulsel
Demo Penolakan RUU Cipta Kerja di Makassar; 73 Diamankan, 3 Polisi Terluka, Pos Lantas Dibakar

Demo Penolakan RUU Cipta Kerja di Makassar; 73 Diamankan, 3 Polisi Terluka, Pos Lantas Dibakar

BONEPOS.COM, MAKASSAR — Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam bersama Dir Intel Polda Sulsel, Kabid Humas, Kabid Propam, dan Kabid Dokkes Polda Sulsel terjun memantau langsung situasi unjuk rasa penolakan RUU Cipta Kerja di Flyover, Makassar, Sulawesi Selatan yang terjadi hingga Kamis (8/10/2020) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Merdisyam juga langsung menemui personelnya yang terluka dan menanyakan keadaannya satu per satu.

Kapolda Merdisyam juga menyatakan, saat ini aparat Polri di area tesebut sedang lakukan pendorongan massa, karena pengunjuk rasa bukan lagi dari massa buruh, mereka melempar batu kepada petugas dan berbuat tindakan anarkis.

“Sekarang kita sudah amankan 73 orang, dan kita lakukan rapid dan tes urin serta nantunya ditindaklanjuti sesuai protokol kesehatan,” beber Kapolda Merdisyam.

Kapolda Merdisyam juga mengatakan, personel polisi ada 3 orang yang terluka akibat terkena anak panah dan batu. Selain itu Polsek Rappocini mendapatkan lemparan batu, dan Pos lantas di Jl. Pettarani terjadi pembakaran.

Namun Kapolda Sulsel memastikan hingga saat ini situasi Kota Makassar masih dalam keadaan kondusif dan terkendali. (rls)