oleh

Tahun 2017, Soppeng Impor 300 Box Bibit Ulat Sutra

BONEPOS.COM, SOPPENG – Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, bersama jajarannya menerima kedatangan Tim Koordinasi dan fasilitasi pengembangan industri Sutera Provinsi Sulawesi Selatan di rumah jabatan bupati Soppeng Jalan Pengayoman Watansoppeng, Rabu 11 Juli 2018.

Bupati Soppeng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, selama dua tahun terakhir pihaknya bertekad mengembalikan kejayaan sutera.

Kaswadi menyebut, Presiden RI Suharto pernah datang dua kali ke daerah ini saat jayanya sutera, namun kemudian mulai reduk dan terbengkalai karena beberapa faktor diantaranya, tidak berkualitasnya bibit sutera.

Ia juga mengungkap bahwa, bibit sutera dari perum tidak mampu menghasilkan benang yang maksimal seperti kualitas dari bibit sutera dari china.

“Alhamdulillah kami sudah mengimpor pertama sejumlah 300 box bibit ulat sutera di tahun 2017 dan pada tahun 2018 akan mengimpor 500 box,” jelasnya.

“Bahkan kami telah membangun “kampong sabbeta” (kampung sutera) yang menjadi daerah yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik atau internasional,” lanjutnya.

Kaswadi menambahkan, saat ini sudah bisa memproduksi benang rata 12 sd 15 kg per bulan dengan luas lahan 200 HA untuk penanaman murbei.

“Kami menyiapkan traktor yang besar dan dipakai secata gratis demi percpepatan lahan penanaman murbei, karena Kami berharap bisa terserap 2000 box ke depan,” kata Kaswadi.

Sementara itu, Kepala Balitbangda Prov Sulsel, Dr. Since Erna Lamba dalam sambutannya, mengatakan, saat ini pihaknya sedang melaksanakan pengembangan sutera dari hulu ke hilir yang bertujuan mengembangkan sutera yang merata dan lebih berkualitas.

“Kita mengharapkan dengan kegiatan ini, seluruh pelaku sutera mulai dari produsen sampai ke penjual semuanya sama sama untung dan sejahtera,” tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa lokasi pengembangan sutera yakni Soppeng, Wajo, Sidrap dan Engrekang.

“Mendorong kota pengrajin untuk bangkit kembali demi Memperbaiki kualitas benang kita yang dulunya luntur bisa lebih baik begitunya dengan desainnya lebih bagus dan cantik,” tambahnya

Demi kelanjutan kegiatan ini ia berharap bisa tertuang dalam RPJM daerah demi kelancaran peningkatannya produksi sutera ini.

Rencana Tim ini akan melakukan kunjungan ke perkampungan Sutera di Tajuncu Kecamatan Donri-Donri.

(Nur Alam Abra)

Komentar

News Feed