oleh

Tegas! NH Ingatkan MKGR Jangan Hadir saat Musda atau Munas Saja

Tegas! NH Ingatkan MKGR Jangan Hadir saat Musda atau Munas Saja

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Ketua Harian DPP Golkar, Nurdin Halid mengimbau seluruh jajaran pengurus Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong agar tetap loyal berpihak pada dasar perjuangan Partai Golkar.

Hal itu disampaikan NH saat menghadiri Musyawarah Daerah MKGR Sulsel di Hotel Singgasana, Jumat (29/12/2017).

BNNK BONE

“MKGR punya peran yang sangat strategis di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar. Tapi jangan MKGR hanya hadir pada Munas Golkar, Musda DPD I atau II. Tapi harus hadir di setiap Golkar membutuhkan,” imbaunya.

Sebagai organisasi pendiri Golkar, MKGR senantiasa memiliki tanggung jawab terhadap eksistensi partai berlambang beringin rimbun ini. Menurut Ketua Golkar Sulsel ini, MKGR harus turut berperan kuat dalam dalam menentukan kesukseksan Golkar.

“Secara struktural memang tidak bisa dihubungkan antara MKGR dan Partai Golkar karena Partai Golkar diatur oleh Undang-Undang Partai Politik dan MKGR diatur oleh Undang-Undang Keormasan. Tapi secara kesejarahan tidak bisa dipisahkan antara Partai Golkar dan MKGR,” bebernya.

Karena itu, bakal calon Gubernur Sulsel ini meminta kepada pengurus MKGR agar tetap solid dalam menjalankan dasar perjuangannya. Apalagi, tahun depan telah memasuki tahun politik dengan perhelatan Pilkada serentak.

“Sekarang Golkar sangat membutuhkan peran dari MKGR yang harus ikut membantu memenangkan pilkada Sulsel termasuk pilgub,” ujarnya.

Selain itu, dalam pembukaan Musda tersebut, pasangan Aziz Qahhar kembali menegaskan niatnya dalam pengabdian untuk mewujudkan pembangunan di Sulsel dari pelosok-pelosok kampung. Hal itu dilakukannya karena melihat angka pengangguran, kemiskinan, dan gini ratio yang masih tinggi di kampung ketimbang pembangunan di kota.

“Ketimpangan yang terjadi di kampung-kampung itulah yang mengilhami saya untuk  pulang dan hadir menciptakan pembangunan di kampung. Tapi tidak berarti kita tidak menata kota, karena menata kota belum tentu membangun kampung, tetapi membangun kampung tentu akan menata kota,” tandasnya.

Editor     : Jumardi Ramling

Komentar

News Feed