Tokoh Masyarakat di Pangkep: Rakyat Tak Akan Biarkan IYL-Cakka Dizalimi

Editor

BONEPOS.COM, PANGKEP – Tokoh masyarakat Pangkep Rizaldi Parumpa mengingatkan kubu tertentu yang ingin membuat kisruh di Pangkep dengan mengganggu dukungan rakyat ke Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar di jalur independen, untuk segera menghentikan aksinya.

Mengingat, semakin membuat upaya rekayasa seolah-olah IYL-Cakka asal mencaplok dukungan KTP warga, maka rakyat akan terus bersimpati memberi dukungan kepada pasangan yang punya komitmen tinggi terhadap pendidikan dan aksi kemanusiaan tersebut.

“Dukungan rakyat yang terus mengalir ke IYL-Cakka dari berbagai lapisan masyarakat di Pangkep, adalah bukti mereka tidak diam ketika IYL-Cakka dizalimi,” tegas Rizaldi yang juga anggota DPRD Pangkep itu, Jumat 15 Desember 2017.

Rizaldi yang juga ketua Tim Rumah Kita Pangkep menegaskan, semenjak skenario fitnah dialamatkan ke IYL-Cakka oleh pihak tertentu, maka simpati dan dukungan rakyat justru semakin ditunjukkan ke pasangan yang sama-sama punya pengalaman sebagai bupati dua periode itu.

“Itu bentuk dukungan yang nyata. Sudah terbantahkan apa yang dialamatkan ke IYL-Cakka untuk menjatuhkannya selama ini. Dan jangan pernah berharap kami diam dan membiarkannya,” tambah Rizaldi meyakinkan.

Seperti diberitakan, gelombang dukungan rakyat ke IYL-Cakka di Pangkep semakin tak terbendung. Itu terlihat selama beberapa hari terakhir, berbagai lapisan warga mendatangi rumah kita untuk menyerahkan dukungan fotocopy KTP-nya, sekaligus mengisi formulir pernyataan dukungan.

Sejauh ini, sudah ada ribuan KTP warga yang terkumpul di tim IYL-Cakka, dan sebagian besar belum dimasukkan ke berkas dukungan perseorangan, dengan alasan warga baru mengetahui idolanya tersebut maju melalui jalur independen.

Sebelumnya, rilis salah satu tim kandidat tertentu, menebar informasi hoax jika IYL-Cakka mencaplok KTP satu desa. Parahnya, dia melakukan penggiringan opini sebelum tahapan verifikasi faktual. Sementara di aturan, penyelenggara tak boleh membocorkan berkas kandidat.

Diduga, kubu tersebut sedang panik melihat antusias dukungan IYL-Cakka sehingga menghalkan segala cara untuk menyudutkan duet tersebut di mata masyarakat. Akan tetapi, upayanya langsung terbantahkan jika tak ada KTP satu desa yang dicaplok IYL-Cakka.

Penulis   : Jumardi Ramling
Editor     : Risal Saleem